ndonesia adalah negara pulau terbesar di dunia dengan lebih dari 70.000 pulau . Ini adalah negara bagian dengan lebih dari 30 provinsi yang memiliki pakaian tradisional yang unik. baju adat Budaya Indonesia telah dipengaruhi oleh banyak agama termasuk Kristen, Islam, Konfusianisme , Budha, dan Hindu selama berabad-abad sekarang. Meski mendapat pengaruh asing, berbagai daerah tetap melestarikan budaya asli mereka. Berbagai suku bangsa termasuk Toraja, Dayak, Dani, Asmat, dan Mentawai antara lain masih mengenakan pakaian adat dan menjalankan ritual sukunya. Sebagian besar masyarakat Indonesia mengenakan pakaian adat pada saat upacara adat atau saat menghadiri acara resmi. Beberapa pakaian adat yang paling umum di Indonesia antara lain:

5. Kebaya

Kebaya adalah kombinasi blus-gaun unik yang berasal dari Kerajaan Majapahit (Indonesia sekarang). Kebaya adalah pakaian tradisional yang dikenakan di Indonesia khususnya wanita Bali, Sunda, dan Jawa. Kebaya juga umum di Filipina, Kamboja, Thailand, Brunei, Singapura, dan Malaysia. Kebaya dirancang sebagai sarana untuk membuat Kemban (bungkus tubuh yang dikenakan oleh bangsawan) lebih sederhana dan dapat diterima oleh agama Islam. Kebaya Jawa kemudian diadopsi oleh para wanita dari kerajaan Johor, Riau, dan Aceh sebagai sarana untuk mengekspresikan status sosial mereka. Kebaya biasanya dibuat dengan menggunakan berbagai bahan tipis seperti poliester, sutra atau katun tipis yang dihiasi dengan bordir bermotif bunga.

4. Peci

Peci, juga dikenal sebagai kopiah atau songkokis, adalah topi yang dikenakan oleh pria Muslim di Indonesia, Thailand, Filipina, Singapura, Malaysia, dan Brunei. Topi beludru hitam, yang menyerupai fez Mesir-Turki, adalah hiasan kepala nasional Pakistan yang dipopulerkan oleh Sukamo. Peci dikenakan oleh banyak aktivis untuk menunjukkan identitas nasional dan sentimen nasionalisme mereka. Beberapa aktivis gerakan nasionalis yang mengenakan penutup kepala ini selama abad kedua puluh termasuk Agus Salim, Muhammad Hatta, dan Sukamo. Semua presiden laki-laki Indonesia mengenakan peci dengan pakaian resminya.

3. Kemben

Kemben adalah penutup dada yang biasa dipakai oleh wanita Bali dan Jawa . Secara tradisional, perempuan membungkus secarik kain di badan, diikat dan dilipat ujungnya, diikat menggunakan tali dan terakhir ditutup dengan angkin. Saat ini ada kemben khusus yang diamankan menggunakan resleting, tali atau kancing seperti korset barat. Secara tradisional, wanita Jawa mengenakan dua potong kain: kemben (menutupi bagian atas tubuh mereka) dan yang lebih rendah dililitkan di pinggul. Kemben cukup nyaman di iklim Indonesia yang lembab dan panas karena memudahkan keringat dan ventilasi. Sebelum diperkenalkannya kebaya, Kemben adalah pakaian wanita yang paling umum dan populer di kalangan wanita Jawa.

2. Baju Kurung

Baju kurung, pakaian tertutup, dianggap sebagai pakaian nasional Malaysia. Baju kurung adalah salah satu dari sekian banyak pakaian daerah dari bangsa yang beragam etnis dan budaya ini yang biasa dikenakan di Pulau Sumatera. Baju kurung juga dipakai di Thailand dan Singapura. Awalnya, gaun ini lebih longgar dan lebih panjang. Sultan Abu Bakar dari Johor mempopulerkannya pada abad kesembilan belas. Ini makmur pada 1970-an dan 80-an selama Islamisasi Malaysia. Meskipun baju kurung mengacu pada pakaian yang dikenakan oleh pria dan wanita, di Malaysia, baju kurung adalah pakaian wanita.

1. Blangkon

Blangkon, juga dikenal sebagai belangkon, adalah hiasan kepala pria tradisional yang biasa dipakai oleh pria Jawa. Blangkon dibuat dengan menggunakan kain batik, dan ada 4 jenis belangkon (Banyumasan, Kedu, Surakarta, dan Ngayogyakarta) yang dibedakan berdasarkan asal dan bentuknya. Blangkon diyakini berasal dari cerita Aji Saka. Saka mengalahkan raksasa yang memiliki tanah Jawa. Saka diyakini telah menciptakan penanggalan Jawa. Teori lain menyebutkan bahwa penggunaan hiasan kepala ini dipengaruhi oleh budaya Islam dan Hindu yang diserap oleh orang Jawa. Belangkon berasal dari sorban yang dikenakan oleh para pedagang Gujarat yang termasuk orang Muslim pertama yang mengunjungi Jawa.

Pakaian Adat Indonesia

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *